SEKILAS INFO
  • 11 bulan yang lalu / Selamat datang di situs website resmi Lazismu Batang
WAKTU :

Memaksimalkan Peran Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Filantropi

Terbit 6 November 2020 | Oleh : lazismubatang | Kategori : Artikel
Memaksimalkan Peran Pemberdayaan Masyarakat Lembaga Filantropi

Samsul Arifin, S.Pd.I.,M.M

  • Sekretaris PDPM Batang
  • Koordinator Program SSR TB-HIV Care ‘Aisyiyah Kab. Batang

 

Berbagai kegiatan dengan tujuan pemberdayaan masyarakat gencar dilakukan oleh berbagai pihak, baik dari pemerintah maupun swasta, bahkan perkembangan kekinian lembaga-lembaga filantropi ikut megambil bagian dalam pemberdayaan masyarakat.

Dengan semakin banyak yang ikut berperan dalam upaya pemberdayaan masyarakat besar harapan pada akhirnya kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan impact yang besar, tidak hanya berhenti pada outcome atupun output saja.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan guna memaksimalkan peran yang diambil oleh lembaga filantropi dalam upaya pemberdayaan masyarakat dengan mempertimbangkan Akar permaslahan dan program kegiatan penyelesaian masalah.

Akar permasalahan

Untuk bisa memaksimalkan peran yang diambil, maka diperlukan analisis permasalahan terlebih dahulu, agar program atau kegiatan bisa tepat guna dan berhasil guna. Setelah ditemukan permasalahan kemudian diidentifikasi apakah ini masalah sebagai akibat atau akar masalah. Dengan menemukan akar masalah maka penentuan solusi akan lebih efektif. Dalam identifikasi akar masalah bisa menggunakan 5 why (5 mengapa).

Sebagai contoh ketika menemukan banyak anak usia sekolah disatu daerah tetapi tidak bersekolah, maka perlu diidentifikasi apakah anak tidak bersekolah ini masalah utama ataukah akibat dari rangkaian permasalahan.

  1. Mengapa banyak anak tidak bersekolah ? karena orang tua tidak mampu membiayai baik itu biaya sekolah maupun biaya operasional menuju ke sekolah.
  2. Mengapa tidak mampu membiayai? Karena mempunyai beban harus membayar “jebakan hutang” rentenir.
  3. Mengapa berhutang kepada rentenir? Karena untuk memenuhi kebutuhan insidental yang tidak dapat dipenuhi dengan penghasilan yang ada.
  4. Mengapa penghasilan tidak memenuhi kebutuhan ? karena bekerja serabutan dengan pengahsilan kecil dan tidak setiap hari bekerja.
  5. Mengapa bekerja serabutan ? karena tidak mempunyai kualifikasi untuk mendapat pekerjaan layak dan tidak punya modal uang dan kemampuan untuk melakukan usaha mandiri

Dari ilustrasi tersebut permasalahan anak tidak bersekolah karena  ketidak mampuan pembiyaan orang tua yang disebabkan pengahsilan yang tidak mencukupi dan akar permasalahanya tidak mempunyai kualifikasi untuk mendapatkan pekerjaan lebih layak dan tidak mempunyai kemampuan modal uang dan ketrampilan untuk usaha madiri.

Setelah ditemukan akar masalah maka entri point lembaga filantropi untuk membuat program dan solusi sebagai upaya pemberdayaan dapat dilakukan mulai dari sini.

 

Output, Outcome dan Impact

Program kegiatan yang direncanakan akan lebih maksimal dengan membuat proyeksi hasil dengan mempertimbangkan output kegiatan, outcome dan lebih jauh diproyeksikan impact dari kegiatan.

  1. Pada perencanaan program pemberdayaan masyarakat oleh lembaga filantropi mempertimbangkan target jangka pendek atau hasil yang dicapai segera setelah program kegiatan  dilaksanakan yang berupa Output
  2. Program kegiatan yang akan dilaksanakan juga harus mempunyai luaran atau Outcome, sebagai hasil jangka menengah, outcome tidak dapat terlihat secara langsung setelah kegiatan selesai karena bersifat jangka menengah.
  3. Program kegiatan yang dilaksanakan harus mempunyai dampak yang besar tidak hanya berhenti pada output dan outcame saja, tetapi harus diproyesikan juga hasil jangka panjangnya atau Impact. Tetapi mungkin dampak ini tidak bisa langsung dirasakan tetapi akan memberikan dampak perubahan pada masa mendatang.

Dengan identifikasi masalah dan akar masalah kemudian melakukan perencanaan program yang tepat, maka peran-peran dalam pemberdayaan masyarakat yang ambil oleh lembaga filantropi akan lebih maksimal, memberikan dampak besar untuk menjadikan masyarakat semakin berdaya dan sejahtera.

SebelumnyaMuhammadiyah di Era Milenial

Tausiyah Lainnya