SEKILAS INFO
  • 11 bulan yang lalu / Selamat datang di situs website resmi Lazismu Batang
WAKTU :

Aksi Sosial Ditengah Pandemi

Terbit 6 November 2020 | Oleh : lazismubatang | Kategori : Artikel
Aksi Sosial Ditengah Pandemi
Gambar berikut tidak memiliki atribut alt; nama berkasnya adalah 4x6.jpg
Oleh Harliyandri Iqbal Nugroho, S.Pd.

Pandemi COVID-19 tentunya sangat memberikan efek yang besar bagi tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada saat ini tentunya banyak ditemui dimasyarakat kita yang mengalami dampak negatif dan tamparan yang telak khususnya di bidang ekonomi. Penghasilan yang tidak menentu, banyak perusahaan yang melakukan PHK besar-besaran untuk mengurangi cost perusahaan, bertambahnya angka kemiskinan secara nasional. Serta merusak tatanan bermasyarakat yang terbentuk lama di Indonesia, khususnya di Kabupaten Batang. Bisa pula dikatakan bahwa pandemi ini adalah salah satu wabah nasional yang dianggap sangat meresahkan masyarakat kita saat ini. Secara harafiah padahal jika dicermati secara seksama dan mengenal penularan covid-19, pandemi ini sangat bisa diatasi manakala masyarakat kita hidup disiplin dan menjaga kebersihan diri/lingkungan sekitar. Tentunya tidak hanya covid-19 saja, manakala kita terbiasa hidup bersih berbagai macam virus, bakteri yang menimbulkan penyakit dapat diatasi oleh imun didalam tubuh manusia.

            Upaya dan kebijakan baik pemerintah pusat maupun daerah telah dilaksanakan dengan membentuk TIM gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi COVID-19 guna mengatasi derasnya arus penyebaran covid-19 disaat World Health Organization(WHO) mengumumkan bahwa wabah Corona Virus Disease 19 (COVID-19) atau corona baru sebagai pendemi virus global. Data terbaru dari gugus tugas penanggulangan COVID-19 telah mencatat di Indonesia telah mencapai angka ± 54.000 dari sekitar ± 269.000.000 jiwa pada tahun 2020. Artinya 4% sampai 5% penduduk Indonesia terjangkit virus COVID-19.

            Agama Islam telah banyak mengingatkan kepada seluruh Umat Muslim dimanapun untuk senantiasa menjaga kebersihan, karena kebersihan adalah Sebagian dari Iman.Kualitas seseorang dinilai dari perbuatannya. Wajah yang elok, kekayaan yang berlimpah, dan jabatan tinggi tidak sedikit pun menambah kemuliaan seseorang di mata Allah. Ketenangan hati seseorang juga bergantung pada amal perbuatannya.Karena itu, Allah memberi perhatian lebih pada perintah untuk berbuat baik dan menjaga kebersihan. Salah satu ajaran Islam yang paling sederhana adalah tata cara syariat berwudhu yang benar. Berbagai macam penelitian telah mengungkapkan sejumlah pakar kesehatan telah mengungkapkan bahwa wudhu mampu merangsang irama energi yang ada dalam tubuh jika dilakukan secara benar oleh umat Islam. Selain itu, berwudhu juga dapat melancarkan peredaran darah dan manfaat lainnya. Bahkan, Allah mempunyai cara yang indah untuk memotivasi seseorang agar selalu berbuat baik. Sampai tak ada lagi alasan seseorang untuk tidak berbuat baik.

            Aspek positif lainnya saat pandemi adalah banyaknya kepedulian yang mengalir dari masyarakat untuk masyarakat. Aksi sosial bermunculan dimana-mana disejumlah daerah yang terdampak pandemi ini. Pandemi COVID-19 memang menimbulkan permasalahan dimasyarakat, namun dengan hadirnya banyak kebaikan. Mulai dari pemerintah pusat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, organisasi Islam seperti PP Muhammadiyah juga memberikan perhatian khusus atas isu Pandemi COVID-19, serta banyak pula aksi donasi covid-19 bermunculan, baik melalui televisi, aksi nyata penghimpunan donasi di tingkat desa yang dilaksanakan oleh artis maupun masyarakat dan sebagainya sebagai perwujudan gotong royong sebagai upaya aplikasi pengamalan Ajaran Pancasila dan Keislaman.

            Allah SWT berfirman “Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah Berbuat baik kepadamu.” (QS. Al-Qashas ayat 77). Allah menggugah hati kita untuk berbuat baik dengan mengingat, bahwa setiap hari Allah selalu mencurahkan kebaikan untuk kita. Sejak mata ini terbuka di pagi hari, Allah telah memberi kebaikan berupa udara yang segar, kekuatan untuk bangun, kemampuan untuk melihat dan semua pemberian yang mustahil dapat kita hitung.

Allah SWT menekankan bahwa kebaikan itu jauh berbeda dengan keburukan. Sekecil apa pun kebaikan itu, tetaplah jauh di atas keburukan. Seperti dalam Firman-Nya: “Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik” (QS. Fussilat ayat 34).

Atas dasar dan dorongan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT serta kharakter gotong royong dimasyarakat kita menimbulkan aksi sosial yang besar, rasa ingin membantu sesama dan kepedulian antara masyarakat satu dengan yang lainnya memberikan semangat bagi masyarakat untuk berbuat kebaikan. Tidak hanya masyarakat saja, aksi sosial juga bersama-sama dilaksanakan oleh POLRI, TNI, dan organisasi kemasyarakatan lainnya yang saling mengisi untuk membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan kesehatannya. Terbaru Lazismu Kabupaten Batang telah mengupayakan program ketahanan pangan dan menfokuskan program untuk penanganan Kesehatan masyarakat, melalui banyak donasi yang telah terlaksana.

Semoga pandemicovid-19 ini segera berakhir, karena sesungguhnya Allah telah memberikan petunjuk yang benar Manakala umatnya mau belajar memahami dan mengamalkan ajaran Islam yang sesungguhnya, pandemic covid-19 adalah salah satu cara Allah SWT mengingatkan kepada seluruh khalifah di bumi untuk senantiasa menjaga Alam seisinya untuk kemaslahatan umat bersama. Berlomba-lombalah didalam kebaikan.

SesudahnyaMuhammadiyah di Era Milenial

Tausiyah Lainnya